Perencanaan merupakan usaha untuk menciptakan dan memelihara rencana; dan proses psikologis memikirkan kegiatan yang diperlukan untuk membuat tujuan yang diinginkan pada skala tertentu. Dengan demikian, perencanaan merupakan sifat yang fundamental dari perilaku cerdas. Proses berpikir merupakan hal yang penting untuk penciptaan dan penyempurnaan dari rencana, atau integrasi dengan rencana lain, yaitu, menggabungkan peramalan perkembangan dengan persiapan skenario dan bagaimana akan bereaksi terhadap skenario tersebut. Sebuah aspek, penting meskipun sering diabaikan perencanaan, adalah hubungan yang dimilikinya dengan peramalan. Peramalan dapat digambarkan sebagai memprediksi apa masa depan akan terlihat seperti apa, sedangkan perencanaan memprediksi apa masa depan harus seperti apa.
![]() |
| source pic : planonthenet |
Istilah perencanaan ini juga digunakan untuk menggambarkan prosedur resmi digunakan dalam usaha, seperti pembuatan dokumen, diagram, atau pertemuan untuk membahas isu-isu penting yang akan dibahas, tujuan yang harus dipenuhi, dan strategi yang harus diikuti. Di luar ini, perencanaan memiliki arti yang berbeda tergantung pada konteks politik atau ekonomi di mana akan digunakan.
Dua sikap untuk perencanaan perlu diadakan dalam ketegangan: di satu sisi kita harus siap untuk apa yang mungkin terbentang di depan, yang dapat berarti proses kontinjensi dan fleksibel. Di sisi lain, masa depan kita dibentuk oleh konsekuensi dari perencanaan sendiri dan tindakan kita.
