Umumnya, terdapat 7 benua di bumi yakni
- Afrika
- Amerika Selatan
- Amerika Utara
- Antartika
- Asia
- Eropah
- Oceania
![]() |
| Benua-benua di dunia (wikipedia) |
Karena geografis didefinisikan oleh konvensi lokal, ada beberapa tanggapan terhadap setiap daratan luas yang diambil-kira sebagai benua-benua, dan yang diberi istilah benua besar (supercontinents), mikrobenua (microcontinents), atau benua kecil (subcontinents). Tujuh daratan luas dan pulau-pulau besekutuannya biasanya dikenal sebagai benua-benua, namun mereka bisa disatukan. Misalnya, Amerika Utara dan Selatan sering dianggap sebagai satu benua, dan Asia juga disatukan dengan Eropa. Mengabaikan bila Antartika ditinggalkan, atau bila istilah Australasia atau Oceania mengambil-alih Australia, ada beberapa cara benua-benua tersebut dinamakan.
Model 7-benua biasanya diajarkan di Eropa Barat, Amerika Serikat, dan Australia. Di Kanada, Atlas Kanada yang disetujui pemerintah menyebut 7-benua dan termasuk Oseania dari Australia. Modal 6-benua Eurasia lebih digunakan oleh anggota-anggota ilmiah, dan sedemikiannya bisa ditemukan di seluruh dunia, namun terutama di Rusia dan negara-negara lain Eropa Timur serta negara Jepang. Para sejarawan mungkin menggunakan modal 5-benua di mana Afrika Utara diasingkan dari Afrika Sub-Sahara dan dikombinasikan dengan Eurasia (Jared Diamond) atau model 4-benua Afro-Eurasian (Andre Gunder Frank).
Model 7-benua biasanya diajarkan di Eropa Barat, Amerika Serikat, dan Australia. Di Kanada, Atlas Kanada yang disetujui pemerintah menyebut 7-benua dan termasuk Oseania dari Australia. Modal 6-benua Eurasia lebih digunakan oleh anggota-anggota ilmiah, dan sedemikiannya bisa ditemukan di seluruh dunia, namun terutama di Rusia dan negara-negara lain Eropa Timur serta negara Jepang. Para sejarawan mungkin menggunakan modal 5-benua di mana Afrika Utara diasingkan dari Afrika Sub-Sahara dan dikombinasikan dengan Eurasia (Jared Diamond) atau model 4-benua Afro-Eurasian (Andre Gunder Frank).
