Kunci pertama yang harus dikuasai oleh pelari cepat / sprint adalah start atau pertolakan. Keterlambatan atau ketidaktelitian pada waktu melakukan start sangat merugikan seorang pelari cepat atau sprinter. Oleh sebab itu, cara melakukan start yang baik harus benar-benar diperhatikan dan dipelajari serta dilatih secermat mungkin.
Pada umumnya, kita mengenal 3 cara melakukan start atau tolakan yaitu :
1. Start berdiri (standing start)
2. Start melayang (flying start)
3. Start jongkok (crouching start)
Sesuai dengan aba-aba yang diberikan, urutan gerakan dan sikap dalam start jongkok (berlutut) dibagi menjadi tiga tahapan yaitu sikap start setelah aba-aba, “Bersedia”, sikap start setelah aba-aba “Siap” dan sikap start setelah aba-aba “Ya” atau terdengar bunyi letusan pistol.
