Kamis, 21 April 2011

Pengertian Stek

Definisi stek. Stek merupakan cara perkembangbiakan tumbuhan yang paling mudah dilakukan karena tidak memerlukan cara-cara rumit. Cara perkembangbiakan setek dibagi menjadi dua jenis yaitu setek batang dan setek daun. 

Stek Batang (Source pic : pakbuzz wordpress)

1. Pengertian setek batang 
Perkembangabiakan setek batang adalah cara perkembangbiakan tanaman dengan batang tumbuhan. Batang tumbuhan dipotong dengan alat potong seperti golok atau gergaji dengna panjang sesuai kebutuhan. Setek batang dapat dilakukan pada ketela pohon, tbu, bamboo, kole, pohon dedi (sejenis pohon yang daunnya akan mengeluarkan lender apabila digilas dengan air), beluntas, serta masih banyak tumbuhan lain yang biasa ditanam dip agar. Pada umumnya cara setek batang ini banyak dilakukan oleh para petani atau pemilik tanah untuk menanami batas tanah mereka dengan pagar hidup. Selain pagar bisa bertahan lama, daun tumbuhan pagar hidup juga bisa dimanfaatkan untuk pupuk kompos, makanan ternak, atau sebagai lalap makanan. 

stek daun

Manfaat pagar hidup bisa lebih banyak lagi, tergantung dari jenis tumbuhan yang ditanam. Selain sebagai pagar hidup, juga bisa dimanfaatkan sebagai hiasan serta untuk menjaga erosi dan longsor. Setek batang dapat dilakukan dengan cara memotong batang tumbuhan sesuai kebutuhan, kemudian salah satu ujungnya dibenamkan ke dalam tanah. 

2. Pengertian setek daun 
Perkembangbiakan tumbuhan dengan cara setek daun merupakan cara perkembangbiakan yang mudah dilakukan. Kita hanya menggunakan daun tumbuhan sebagai bibit untuk dijadikan tanaman baru. Caranya sangat sederhana, daun tumbuhan dipetik, kemudian disimpan di atas permukaan tanah yang teduh dan lembab. Setiap tiga hari sekali kita melihat daun yang kita setek. Hal ini dimaksudkan agar daun selalu ada dalam keadaan basah dan lembab. Penanaman setek daun dapat dilakukan pada cocor bebek, begonia dan sri rejeki.